Ragam Produk Tembakau Alternatif
Berbeda dengan rokok, produk tembakau alternatif tidak melalui proses pembakaran, sehingga penggunaannya tidak menghasilkan asap yang mengandung TAR. Oleh karena itu, produk tembakau alternatif memiliki risiko yang jauh lebih rendah daripada rokok. Kenali lebih jauh beragam jenis produk tembakau alternatif di sini:
Rokok Elektronik atau Vape
Rokok elektronik atau vape menghantarkan nikotin dengan cara memanaskan cairan yang mengandung nikotin, perisa, dan bahan lainnya. Rokok elektronik atau vape menghasilkan uap, bukan asap yang mengandung TAR seperti pada rokok.
Baca lebih lanjut→Produk Tembakau yang Dipanaskan
Produk tembakau yang dipanaskan bekerja dengan memanaskan batang tembakau untuk menghantarkan nikotin bagi penggunanya. Produk tembakau yang dipanaskan menghasilkan uap, bukan asap yang mengandung TAR seperti pada rokok.
Baca lebih lanjut→Kantong Nikotin
Produk tembakau alternatif ini berbentuk kantong kecil yang mengandung nikotin. Produk ini digunakan dengan cara meletakannya di antara bibir dan gusi.
Baca lebih lanjut→Artikel Terkait - Produk Tembakau Alternatif
Riset: Tembakau Alternatif Berisiko Rendah, Perlu Regulasi Khusus
Produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan dan rokok elektronik, memiliki profil risiko lebih rendah dibandingkan rokok. Berdasarkan kajian ilmiah di Indonesia dan berbagai negara, pengaturan untuk produk tembakau alternatif seharusnya berbeda dari rokok.
Tembakau Alternatif: Mana yang Efektif Bantu Berhenti Merokok?
Produk tembakau alternatif adalah bagian dari strategi pengurangan risiko tembakau yang memungkinkan perokok mendapatkan asupan nikotin, tanpa terpapar bahaya zat-zat berbahaya dalam rokok. Namun, mana yang lebih efektif? Rokok elektronik, atau produk tembakau yang dipanaskan?
KABAR Puji Langkah FDA Izinkan Produk Tembakau Alternatif
Dengan dikeluarkannya izin edar produk tembakau alternatif di Amerika Serikat, FDA bagai BPOM-nya AS, tentu sudah melakukan kajian mendalam terhadap produk tembakau alternatif, termasuk risikonya. Hal ini diharapkan menjadi acuan negara-negara lain untuk menyusun regulasi bagi produk tembakau alternatif.
